SINDIKAT PENULIS
Silakan login dahulu, biar lebih asyik.
Kalau belum bisa login, silakan daftar dahulu.
Setelah itu, selamat bersenang-senang...
SINDIKAT PENULIS

Kami adalah penulis, dan kami tidak butuh persetujuan dari siapa pun!
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  Login  
"Jika ada buku yang benar-benar ingin kamu baca, tapi buku tersebut belum ditulis, maka kamu yang harus menuliskannya." ~ Toni Morrison

Share | 
 

 Novel: Catalyst of Darkness

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Blassreiter
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 536
Points : 590
Reputation : 8
Join date : 27.07.12
Age : 25

PostSubyek: Novel: Catalyst of Darkness    Wed 13 Feb 2013 - 16:44

Gelap, tak setitikpun cahaya yang bisa masuk. Hening, yang ada hanyalah suara helaan napas seseorang.

“Hei, kenapa kau harus mati, Zea. Aku kan jadi sendirian,” terdengar suara seorang perempuan yang agak serak.

Dari dalam kegelapan itu tiba-tiba muncul api berwarna biru seukuran api dari lilin. Perempuan yang barusan berbicaralah yang mengeluarkan api itu dari ujung jari telunjuknya. Matanya terlihat seperti orang mati, wajahnya kumal karena tak terurus, rambutnya peraknya tampak sangat berantakan.

“Karena kau mati, maka nasibmu akan sama seperti mereka,” ucapnya sembari mengarahkan apinya sedikit ke depan.

Tiga tubuh manusia yang penuh gigitan dan koyakan tampak tergeletak di depannya. Dua orang laki-laki, satu orang perempuan. Mereka tampaknya sudah lama mati, tubuh mereka agak menggelembung dan sudah dipenuhi ulat.

Perempuan berambut perak itu pun menunduk. Dilihatnya kepala seorang perempuan lain yang sedang tergeletak di pangkuannya.

Tubuh perempuan lain itu tampak masih utuh, meski wajahnya sangat pucat. Ekspresinya terlihat tenang, seolah dirinya sedang tidur nyenyak. Tapi dadanya sama sekali tak bergerak, tanda bahwa ia sudah tak bernapas.

“Maaf,” bisik si rambut perak, kemudian mengangkat tangan perempuan di pangkuannya itu dan langsung menggigitnya.

Api di jari si rambut perak pun mati.

“Bunuh...bunuh,,,bunuh...” Ucapnya lagi sambil mengunyah.

bubble
Kembali Ke Atas Go down
Oga_tatsumi
Pendatang Baru
Pendatang Baru


Jumlah posting : 49
Points : 59
Reputation : 0
Join date : 04.02.13
Age : 24
Lokasi : jakarta pusat

PostSubyek: Re: Novel: Catalyst of Darkness    Wed 13 Feb 2013 - 23:21

huh! potongan novelnya kependekan
Kembali Ke Atas Go down
http://doyox.web.id
Blassreiter
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 536
Points : 590
Reputation : 8
Join date : 27.07.12
Age : 25

PostSubyek: Re: Novel: Catalyst of Darkness    Thu 14 Feb 2013 - 7:24

Oga_tatsumi wrote:
huh! potongan novelnya kependekan
ok
Kembali Ke Atas Go down
Desi Ismiyathie
Pendatang Baru
Pendatang Baru


Jumlah posting : 28
Points : 38
Reputation : 0
Join date : 11.02.13
Age : 23
Lokasi : Wonosobo jawa tengah

PostSubyek: Re: Novel: Catalyst of Darkness    Thu 14 Feb 2013 - 15:51

keren
Top
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Novel: Catalyst of Darkness    Today at 9:29

Kembali Ke Atas Go down
 
Novel: Catalyst of Darkness
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» kelebihan dan kekurangan ganti knalpot (slip-on or full system)

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
SINDIKAT PENULIS :: Arena Diskusi :: Novel-
Navigasi: