SINDIKAT PENULIS
Silakan login dahulu, biar lebih asyik.
Kalau belum bisa login, silakan daftar dahulu.
Setelah itu, selamat bersenang-senang...
SINDIKAT PENULIS

Kami adalah penulis, dan kami tidak butuh persetujuan dari siapa pun!
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  Login  
"Jika ada buku yang benar-benar ingin kamu baca, tapi buku tersebut belum ditulis, maka kamu yang harus menuliskannya." ~ Toni Morrison

Share | 
 

 Draf novel "A" karya Tukangtidur

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2  Next
PengirimMessage
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Wed 7 Sep 2011 - 10:32

Gue belum pernah bikin novel, dan ini adalah calon novel perdana gue. Judulnya "A". Masih sedikit banget halamannya. Semoga aja semakin hari halamannya akan semakin bertambah. Silakan disimak ya. Tapi belum selesai, sih. Mau minta semangatnya dari teman-teman aja nih. Hehehe. Cekidot aje ye. Thanx

Quote :

#Prolog

Restoran siap saji itu ramai seperti biasa. Para pengunjung mengular menanti giliran. Mereka rela mengantre sepanjang itu hanya untuk membeli seporsi makanan yang harganya tidak masuk akal. Mereka tidak terlihat lapar, tapi tampaknya mereka enggan keluar barisan.

Sambil mengenakan tudung sweter hitam di kepalanya, Aries memasuki restoran siap saji itu dan berdiri di antrean paling belakang. Meskipun berada paling belakang, ia masih bisa menghirup aroma makanan yang sungguh mengundang selera. Namun ia belum lapar, dan tujuannya ke tempat itu memang bukan untuk makan malam.

Aries melihat para pelayan bekerja gesit. Sisa-sisa makanan yang tercecer di meja segera dibersihkan. Kursi-kursi dirapikan. Meja-meja miring diluruskan. Laku-tindak mereka—para pelayan itu—seperti sudah terprogram sedemikian rupa. Mereka kerap tersenyum kepada setiap pengunjung. Namun lihatlah mata mereka, redup seperti lampu neon yang sebentar lagi mau mati.

Aries memasukkan kedua tangannya ke saku celana. Suhu rendah di restoran itu telah berhasil membuat tubuh Aries meligih. Sambil menahan dingin, Aries memejamkan sepasang matanya dan mendengarkan suara-suara. Suara piring berdenting. Suara meja bergeser. Suara tawa sekelompok remaja. Suara sendok jatuh ke lantai. Suara sepatu berdecit. Suara langkah-langkah tergesa. Suara kerumunan manusia yang terdengar seperti dengung lebah. Suara jantung yang berdetak cepat. Aries membuka sepasang matanya dan melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kanannya. Saatnya memulai pertunjukan!

Aries membuka tas ranselnya, mengambil plastik kresek hitam berisi bom asap yang sudah ia pasang waktu, kemudian ia kembali menyaksikan pemandangan sekitar. Seorang pemuda menenggak cola. Seorang ibu mengunyah kentang goreng. Seorang anak menangis sambil memukul-mukul meja. Tempat sampah di pojok restoran. Aries keluar dari barisan dan berjalan mendekati tempat sampah itu.
Seorang pelayan menabrak Aries dari belakang.

“Maaf, Mas. Maaf…,” ujar si pelayan.

Aries tersenyum sambil membenarkan tudung sweternya. Sesampainya di tempat sampah, Aries segera memasukkan plastik kresek hitam yang berisikan bom asap itu ke dalam tempat sampah. Kemudian ia beranjak keluar restoran.

Sebentar lagi para pengunjung restoran siap saji itu akan berhamburan keluar. Serupa barisan semut yang mengacau ketika datang ancaman. Serupa sekelompok ikan hering yang berpencar ketika datang predator. Bom asap itu akan meledak. Asapnya akan memenuhi ruangan. Jantung Aries berdebar. Ia benar-benar tidak sabar.

Aries berjalan menjauhi restoran siap saji itu dan kemudian memasuki toko yang menjual aksesori dan mainan. Dari balik kaca toko tersebut ia masih bisa melihat restoran siap saji itu. Jaraknya memang tidak terlalu jauh, sekitar sepuluh meter. Sambil menunggu bom asapnya meledak, ia melihat barang-barang yang dijual di toko itu. Rubik. Kotak musik. Bingkai foto. Boneka berbentuk ikan Nemo.

“Mau cari apa, Mas?”

Aries menoleh ke belakang, melepas tudung sweternya, dan terlihat seorang gadis tersenyum manis ke arahnya.

Mau cari gara-gara.

“Mau lihat-lihat saja, Mbak. Boleh, kan?” jawab Aries sambil memberikan senyum balasan.

“Oh, boleh. Silakan, Mas.”

Gadis itu mundur secara perlahan.

Aries meraih sebuah rubik, melihatnya sebentar, kemudian menaruhnya kembali. Aries meraih kotak musik, membuka tutupnya, terdengar musik klasik mengalun, kemudian ia tutup dan menaruhnya kembali. Aries kembali melihat jam tangannya. Sebentar lagi….

Setelah itu terjadi kekacauan di luar toko.

Aries mendongakkan kepala, menatap apa yang terjadi lewat dinding kaca. Orang-orang berhamburan dari restoran siap saji itu. Asap keluar dan mengepul di udara. Tampak seorang gadis berjalan sambil menutup hidungnya dengan sapu tangan. Ada yang terlihat masih mengunyah makanan, ada yang batuk-batuk, dan ada pula yang berteriak-teriak, “Kebakaran! Kebakaran!” Tiba-tiba segalanya menjadi tidak terkendali. Aries tersenyum.

Gadis penjaga toko yang tadi menyapa Aries terlihat penasaran. Gadis itu keluar untuk melihat lebih dekat ke lokasi kejadian. Aries ikut keluar dari toko tersebut.

Sambil beranjak pulang, Aries mengeluarkan kamera digital dari dalam tas ranselnya, dan mengabadikan kekacauan tersebut ke dalam lensa.

Klik. Klik.

Dan sekali lagi, klik! []
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 7:59

suka banget sama gaya deskriptifnya Smile langsung kebayang dengan sempurna di otak..

btw, saya baru denger loh kata "meligih" mencari artinya sama dengan menggigil?

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 8:34

ilhammenulis wrote:
suka banget sama gaya deskriptifnya Smile langsung kebayang dengan sempurna di otak..

btw, saya baru denger loh kata "meligih" mencari artinya sama dengan menggigil?
Tengkyu, Ilham. Tapi masih kalah jauh sih kalau dibandingkan sama sense Very Happy
Iya, meligih itu artinya sama dengan menggigil. Gue pake kata meligih sih karena sok-sokan aja, cari kata yang jarang dipakai biar ada efeknya. :king:
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 8:47

saya pas baca langsung dapet ide buat cerita kriminal... soalnya yang kebayang tadi si karakternya mau ngerampok. hihihi

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
Ruise V. Cort
Penulis Parah
Penulis Parah


Jumlah posting : 6382
Points : 6522
Reputation : 45
Join date : 28.04.11
Age : 23
Lokasi : *sibuk dengan dunianya sendiri jadi nggak tahu sekitar*

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 15:21

Gyah!
Deskripnya bagus banget Shocked

Huah, Rui nggak bisa bikin kayak gini.

Ada lanjutannya kah?
atau harus nunggu terbit? mencari

_________________
...
Kill me softly...
Kembali Ke Atas Go down
http://ruise.wordpress.com/
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 15:51

Ruise V. Cort wrote:
Gyah!
Deskripnya bagus banget Shocked

Huah, Rui nggak bisa bikin kayak gini.

Ada lanjutannya kah?
atau harus nunggu terbit? mencari

Terimakasih Rui, jadi tambah semangat untuk menyelesaikannya.
Iya, gue cuma mengikuti saran Om AS Laksana, bahwa kalau menulis itu jangan segan-segan untuk menggunakan kelima indera kita. Selain bisa mempergendut halaman, tapi bisa bikin cerita lebih hidup juga.

Lanjutannya ada, tapi belum selesai. Muka Ijo Muka Ijo Muka Ijo
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
Ruise V. Cort
Penulis Parah
Penulis Parah


Jumlah posting : 6382
Points : 6522
Reputation : 45
Join date : 28.04.11
Age : 23
Lokasi : *sibuk dengan dunianya sendiri jadi nggak tahu sekitar*

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:07

Maksudnya menggunaan kelima indra?

_________________
...
Kill me softly...
Kembali Ke Atas Go down
http://ruise.wordpress.com/
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:25

Ruise V. Cort wrote:
Maksudnya menggunaan kelima indra?

Mata sang tokoh untuk melihat sesuatu
Hidung sang tokoh untuk menghirup sesuatu
Telinga sang tokoh untuk mendengar sesuatu
Kulit sang tokoh untuk merasakan udara sekitar
Mulut sang tokoh untuk mencecap sesuatu.

Kira-kira begitu.
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:32

tukangtidur wrote:
Ruise V. Cort wrote:
Maksudnya menggunaan kelima indra?

Mata sang tokoh untuk melihat sesuatu
Hidung sang tokoh untuk menghirup sesuatu
Telinga sang tokoh untuk mendengar sesuatu
Kulit sang tokoh untuk merasakan udara sekitar
Mulut sang tokoh untuk mencecap sesuatu.

Kira-kira begitu.

demen banget dah... *nyatet mencari

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:34

ilhammenulis wrote:
tukangtidur wrote:
Ruise V. Cort wrote:
Maksudnya menggunaan kelima indra?

Mata sang tokoh untuk melihat sesuatu
Hidung sang tokoh untuk menghirup sesuatu
Telinga sang tokoh untuk mendengar sesuatu
Kulit sang tokoh untuk merasakan udara sekitar
Mulut sang tokoh untuk mencecap sesuatu.

Kira-kira begitu.

demen banget dah... *nyatet mencari
Reputasi gue udah jadi Penulis Muda juga dong! *noraknajongabis*
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:39

biarin... bentar lagi saya bintang 3. hahahaha

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:52

ilhammenulis wrote:
biarin... bentar lagi saya bintang 3. hahahaha
Nangis Nangis Nangis Nangis

*nangisbombay*
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 16:54

tukangtidur wrote:
ilhammenulis wrote:
biarin... bentar lagi saya bintang 3. hahahaha
Nangis Nangis Nangis Nangis

*nangisbombay*

cup cup cup~ Elus

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Thu 8 Sep 2011 - 17:03

ilhammenulis wrote:
tukangtidur wrote:
ilhammenulis wrote:
biarin... bentar lagi saya bintang 3. hahahaha
Nangis Nangis Nangis Nangis

*nangisbombay*

cup cup cup~ Elus

Kembali ke laptoooooop! Hehe...
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
Ruise V. Cort
Penulis Parah
Penulis Parah


Jumlah posting : 6382
Points : 6522
Reputation : 45
Join date : 28.04.11
Age : 23
Lokasi : *sibuk dengan dunianya sendiri jadi nggak tahu sekitar*

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Sat 10 Sep 2011 - 9:56

tukangtidur wrote:
Ruise V. Cort wrote:
Maksudnya menggunaan kelima indra?

Mata sang tokoh untuk melihat sesuatu
Hidung sang tokoh untuk menghirup sesuatu
Telinga sang tokoh untuk mendengar sesuatu
Kulit sang tokoh untuk merasakan udara sekitar
Mulut sang tokoh untuk mencecap sesuatu.

Kira-kira begitu.

Ah... yang itu...
Rui juga pengennya mau gitu.
Tapi jatuhnya malah jadi ke apa yang tokoh itu lihat dan dengar...
Mengecap paling kalau cuma makan atau minum yang rasanya tajam Muke Cape
Kebiasaan yang selalu terjadi...

_________________
...
Kill me softly...
Kembali Ke Atas Go down
http://ruise.wordpress.com/
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Update sedikit   Thu 15 Sep 2011 - 15:38

Bagaimana pun, gue akan tetap berusaha untuk tetap menulis dan meneruskan novel ini. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi banyak Very Happy Tambahannya baru segini aja. Maklum, begini-nih kalau nulis novel tanpa kerangka karangan. Jadi bingung sendiri mau kemana ujungnya. Hihi. Habisnya si Ilham nggak mau share tentang tips membuat kerangka karangan sih Razz Oke, cekidot aja ya.

Quote :

# 1
“Semakin banyak kau mengkonsumsi, semakin sedikit kau hidup.”
(Situasionis Internasional)
~*~

Ketika sebuah kota tak lagi menyajikan apa-apa selain tempat-tempat perbelanjaan, ketika itu pula kota tersebut menjadi kota yang kaku dan membosankan. Ruang-ruang publik telah berubah menjelma arena persaingan para pedagang besar.

Mereka, para pedagang besar itu, menawarkan shampo anti ketombe, rokok putih, motor otomatis, dan lain semacamnya. Mereka menjanjikan kulit putih membelai, rambut indah tergerai, ketiak harum aduhai, dan lain semacamnya. Mereka mendirikan Hypermart, Giant, Carefour, dan lain semacamnya. Mereka memaksa penduduk kota untuk tidak lagi berpikir apa-apa selain membeli, membeli, dan membeli. Mereka telah mereduksi sekumpulan kata kerja yang ada di dalam kepala para warga menjadi satu kata kerja: beli.

Di kota itulah Bowo, Wahyu, Rino, dan Brian lahir ke dunia.

***

“Serius amat, Yu. Buka apaanlu? Situs bokep, yak?” ujar Rino sambil melongokkan kepalanya dari balik pintu warnet. Wahyu yang saat itu sedang serius membaca email, menoleh ke arah Rino sebentar, setelah itu kembali menatap layar komputernya.

Rino membuka sandalnya, memasuki warnet, dan menghampiri Wahyu. Malam itu suasana warnet lumayan sepi. Hanya ada dua user yang sedang bermain game. “Lagi baca apaan, sih?” tanya Rino kemudian.

Wahyu berdiri dan mempersilakan Rino untuk menduduki kursinya.

“Ada yang kirim email ke Angry Youth,” jawab Wahyu. “Tuh, lu baca aja.”

Rino menduduki kursi Wahyu dan langsung menatap layar komputer.

Wahai para aktivis pamflet! Wahai para peserta karnaval aksi jalan kaki!

Kalian pikir kapitalisme akan tumbang dengan pamflet-pamflet yang kalian tempel di tembok-tembok mal dan plaza?

Kalian pikir aksi jalan kaki sambil membentangkan poster “anti-konsumerisme” yang beberapa waktu kalian lakukan itu akan berhasil mengusir kapitalisme dari kota yang sudah mulai membusuk ini?

Kalian pikir cara-cara tersebut bisa memberikan efek kejut? Kalian salah besar, Kamerad! Justru aksi-aksi kalian akan menjelma tak lebih dari sebuah spectacle! Ya, spectacle!

Kapitalisme tak akan tumbang hanya dengan selembar kertas tempel! Saya mengapresiasi tindakan kalian, tapi juga sekaligus kasihan. Impian-impian besar kalian tidak akan pernah terwujud jika langkah-langkah kalian itu kecil. Adagium “mulailah dari hal-hal kecil” tidak patut kalian acuhkan. Adagium tersebut berasal dari mulut orang-orang yang putus asa.

Saya percaya kalian bisa lebih hebat dari ini! Melompatlah, Kamerad, dunia ini sudah terlampau sempit untuk kalian!

Panjang umur solidaritas!
Kolektif Tanpa Nama

Kolektif Tanpa Nama? Rino berkerut membaca nama sebuah kolektif yang belum pernah ia ketahui sebelumnya.

“Elu udah balas, Yu?” tanya Rino sambil memutar kursinya dan menatap Wahyu yang sedang membakar rokok.

Wahyu menggeleng. Segumpal asap rokok meluncur dari mulutnya. “Gue mau kasih lihat ke teman-teman yang lain dulu.”

“Ah, kelamaan kalau nunggu anak-anak mah. Sini deh biar gue yang bales.” Rino kembali memutar kursinya, meraih mouse, meng-klik tombol replay, dan setelah itu mulai mengetik.

Setidaknya kami telah melakukan sesuatu, sekecil apa pun itu. Bagaimana dengan kalian? Apa yang sudah kalian perbuat, Kawan?

Salam Solidaritas
Angry Youth


Wahyu menghampiri Rino dan berdiri di belakang punggungnya. Senyum Wahyu mengembang.

“Gimana menurutlu dengan jawaban gue itu?” tanya Rino.

“Biasa aja, tuh.”

“Dasar kampret!”

Mereka tertawa.

Setelah itu, Rino menekan tombol sent.

***
(to be continued)

Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Sat 17 Sep 2011 - 9:58

idih nyalahin. hehehehe... sori bang, masih agak beribet nih.. saya orangnya gak teoritis sih. Lidah

tapi saya masih belum mencium arah novelnya nih bang.. dua tiga bab lagi baru kebaca kali ya mencari

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 31
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Mon 19 Sep 2011 - 5:36

wah naga2ny om tukangtidur anti-kapitalisme nih...hehe...
wah bikin pnasaran ceritanya, lanjut2...klo dikit2 gini enak bacany (org pmales)... wkwkwkkk
Kembali Ke Atas Go down
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Sun 9 Oct 2011 - 9:03

min... update dong.. -.- spoiler gitu lah dikit Lidah

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
tukangtidur
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 828
Points : 985
Reputation : 19
Join date : 30.04.10
Age : 34
Lokasi : Depok

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Fri 21 Oct 2011 - 16:42

Gue belum nulis-nulis lagiiiiii! Makanya jarng main ke SP, malu kalau gak bawa karya
: Nangis Nangis Nangis
Kembali Ke Atas Go down
http://zonakosong.tk
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Fri 21 Oct 2011 - 16:46

tukangtidur wrote:
Gue belum nulis-nulis lagiiiiii! Makanya jarng main ke SP, malu kalau gak bawa karya
: Nangis Nangis Nangis

padahal santai aja.. duduk2 sambil makan gorengan juga gak masalah disini bang.. kita temenin! hahaha

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
khairani mukhlis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1250
Points : 1309
Reputation : 32
Join date : 13.10.11
Age : 22
Lokasi : padang

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Sat 22 Oct 2011 - 18:40

kereeeeennn bg
wah aku suka ceritanya, walaupun baru prolog nya saja
aku suka cerita yg lebih byk kriminal nya
Kembali Ke Atas Go down
ilhammenulis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1110
Points : 1197
Reputation : 18
Join date : 23.07.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Sat 22 Oct 2011 - 21:33

khairani mukhlis wrote:
kereeeeennn bg
wah aku suka ceritanya, walaupun baru prolog nya saja
aku suka cerita yg lebih byk kriminal nya

wah, kita sama Malu

_________________
~Orang bilang menulis butuh keterampilan dan bakat, saya bilang menulis cuma butuh kertas dan pulpen~
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ilhammenulis.wordpress.com
khairani mukhlis
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting : 1250
Points : 1309
Reputation : 32
Join date : 13.10.11
Age : 22
Lokasi : padang

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Sun 23 Oct 2011 - 11:59


Aku sukanya pas prolog aja
hahaha Top

ilhammenulis wrote:
khairani mukhlis wrote:
kereeeeennn bg
wah aku suka ceritanya, walaupun baru prolog nya saja
aku suka cerita yg lebih byk kriminal nya

wah, kita sama Malu


yg # 1 nya, terlalu membingungkan
mungkin karena, baru # 1, jdi ceritnya belum dapat

bisa gak bg, jelasin mksd dari judulnya "A"
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 31
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Tue 25 Oct 2011 - 0:38

mana nih? belum update lg??? mencari
ayooo dtunggu2 lho, bg tukangtidur....pemaksaan... Laughing
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: Draf novel "A" karya Tukangtidur   Today at 11:03

Kembali Ke Atas Go down
 
Draf novel "A" karya Tukangtidur
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 2Pilih halaman : 1, 2  Next
 Similar topics
-
» karya tukang skotlet pinggiran!
» Kasus-Kasus Fiktif Apa Yang Paling Berkesan Yang Pernah Anda Baca
» Fanfic ~ Karya Pertama ~ Deidara's Broken Love Story

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
SINDIKAT PENULIS :: Arena Diskusi :: Novel-
Navigasi: