SINDIKAT PENULIS
Silakan login dahulu, biar lebih asyik.
Kalau belum bisa login, silakan daftar dahulu.
Setelah itu, selamat bersenang-senang...
SINDIKAT PENULIS

Kami adalah penulis, dan kami tidak butuh persetujuan dari siapa pun!
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  Login  
"Jika ada buku yang benar-benar ingin kamu baca, tapi buku tersebut belum ditulis, maka kamu yang harus menuliskannya." ~ Toni Morrison
Share | 
 

 cerpen kartini

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2  Next
PengirimMessage
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: cerpen kartini   Wed 11 Jul 2012 - 10:29

Kartini
Oleh Vera Astanti

Kartini bukan sosok perempuan hebat seperti RA. Kartini. Kartini yang ini adalah seorang ibu yang bisa dikategorikan janda. Setiap malamnya diisi dengan tekad yang terus ditanam agar lebih kuat dari sebelumnya. Karena nasib yang begitu jahat kepadanya.

“Tin, mbok anakmu itu dikasih makan yang bener, biar agak berisi. Nggak cungkring ngunu iku,” tegur salah satu wali murid teman Elang, anak sulungnya.
Kartini tak menjawab. Dia hanya menundukkan kepala kemudian pergi mencari Elang di dalam kelas. Ia menjemput Elang di sekolah, karena badan Elang masih demam. Elang termasuk anak yang bandel menurutnya. Selalu memaksa pergi ke sekolah.

“Bu, sekolah itu harus, nggak apa-apa kalau Elang demam sedikit. Nanti juga sembuh. Elang kan suka sekolah. Boleh ya Bu?” Rayu Elang tadi pagi.

Tak tega melihat kesenangan Elang yang bisa dihitung jari tangan itu, Kartini mengizinkan Elang masuk sekolah. Dengan catatan, Elang tak boleh bermain sepak bola, kalau waktu istirahat tiba lebih baik diam di bangku saja. Kalau sudah tidak kuat harus bilang Bu guru supaya diantar pulang. Jarak rumahnya dengan sekolah hanya lima ratus meter. Namun terbentang jalan raya yang setiap harinya ratusan kendaraan melintas.

Pernah suatu ketika Elang terserempet mobil. Kepalanya bocor. Dan harus dilarikan ke rumah sakit. Ia menelpon sang suami yang tak pernah di rumah. Anton tidak bias datang, karena ibunya sedang sakit. Malah sang mertua bukan memberi dukungan melainkan caci maki. Tak bisa merawat anaklah, teledorlah. Kartini menyimpan bara tangis dalam-dalam.

“Tin, suamimu mana? Elang kecelakaan kok nggak pulang. Tak sayangkah dia pada anaknya?” bentak ibunya setelah luka Elang dijahit dan mendapat perawatan serius.

“Elang, nggak apa-apa kok, Nek. Ayah pasti sibuk. Jadi gak bisa pulang.” Jemarinya menggenggam erat tangan ibunya. Elang tahu kenapa ayahnya tak bisa pulang. Bukan sekali dua kali ini saja. Ayahnya lebih memilih neneknya ketimbang ibunya dan dirinya.

Awalnya ia tidak tahu, namun seiring berjalannya waktu ia paham . Ia sudah kelas enam SD sekarang. Ia hanya tak mau ayahnya menyakiti ibunya lagi. Ataupun orang lain menyakiti ibunya. Bukan menjadi pahlawan bertopeng. Ia hanya ingin menjadi anak yang berbakti pada ibunya. Setiap jam tiga, ia pergi ke masjid, belajar mengaji sesuai perintah ibunya. Ibunya suka orang yang bisa mengaji.

Kartini selalu menekankan bahwa di dunia hanyalah titipan. Semua bisa hilang ditelan kearifan. Namun Kartini juga lelah, acapkali semangatnya runtuh. Digelar sejadah yang kainnya sudah sobek sana-sini, karena sering dipakai. Dalam sujudnya, Kartini hanya berharap yang lebih baik untuk anak-anaknya.
Tak perlu perceraian yang menyakitkan. Toh walau pada akhirnya ia belum berstatus menjanda. Baginya suaminya telah mati. Hilang ditelan peradaban yang terus dikejar.

“Tin, tunggulah aku. Aku akan pulang sebulan lagi. Akan kubawakan kau bunga tulip kesukaanmu. Dan tentunya berlimpah uang untuk membangun gubuk kita. Akan kusulap menjadi istana.”

Semua itu hanyalah isapan jempol belaka, ya Mas, geramnya dalam hati. Sampai kapan kau terus berada di ketiak ibumu. Ingat mas, kau sudah punya keluarga sendiri. Ah tapi sudahlah. Kau memang seperti itu. Jerit putus asa di dalam hatinya.

***

Kartini menatap laki-laki di hadapannya dengan enggan. Anton, nama laki-laki itu. Bersama seorang wanita paruh baya, ibunya.

Kau pulang bersama ibumu. Tak perlu kata-kata sopan untukmu, aku tak mau menemuimu. Kalau kau ingin menceraikanku. Aku menerimanya. Aku juga sudah bosan mempunyai suami yang selalu nurut apa kata ibunya. Tak apalah, lebih baik aku hidup dengan berjualan gorengan dari pada harus menunggu kiriman seratus ribumu selama tiga bulan, teriaknya dalam hati.

Kartini sama sekali tak perlu menyuguhkan makanan untuk mereka. Karena memang tidak ada yang bisa disuguhkan. Elang hanya menyalaminya mereka. Kemudian beranjak main. Tanpa sepatahkatapun

Kartini tak perlu lagi mengingatkan sopan santun pada anaknya. Baginya sikap Elang sudah sangat sopan. Mengingat luka di dahi Elang yang tak pernah menerima kecupan atau sekedar pertanyaan. Luka yang hampir mencopot jantung kartini dari tempatnya. Luka yang terus akan dilihat Kartini. Sekalipun luka itu sembuh total, luka di hati Kartini tidak.

“Kamu itu harusnya bisa didik anakmu. Lihat, sudah berani sama orang tua. Sama kayak kamu. Sudah! Aku bosan di sini. Lebih baik kita pulang, Ton.”
Anton tidak menjawab. Ia hanya memandangi tubuh istrinya yang semakin kurus. Kartini bukanlah Kartini yang mengajarkan semua ilmu yang didapat. Atau menyuarakan pikiran tentang HAM. Sama sekali bukan. Dia hanyalah seorang ibu dari tiga orang anak. Yang sedang berjuang melawan kemiskinan. Yang mengajari anak-anaknya tentang pentingnya sekolah dan mengaji. Kartini. Berwajah ayu namun guratan-guratan di rona dahinya menampakkan wajah yang lebih tua dari umur sebenarnya.

***
Selesai


_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 3494
Points: 3669
Reputation: 52
Join date: 29.03.11
Age: 29
Lokasi: Bekasi

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Wed 11 Jul 2012 - 11:23

Vera, kereeen.... Nangis
ini cerpen realistis bgt ya...
alhamdulillaah gak kejadian bgini sm kluargaku...

klo mnrtku lebih bagus lg klo dtekankan bgmn Kartini mndidik anakny
dan karakter Kartini sndri...soalny aku ngerasany perjuangan Kartini blom berasa bgt lewat narasi cerpen ini... (bkn prjuangan RA Kartini ya Laughing)

dtunggu karyany yg lain ya ver... jempol
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Wed 11 Jul 2012 - 11:34

oh gitu ya mba...
oke,, nanti di edit lagi deh.. joget


makasih ya mba wind

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 4863
Points: 4905
Reputation: 8
Join date: 06.04.12
Age: 22
Lokasi: medan

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Thu 12 Jul 2012 - 11:33

ya ampuuunn..
asli kena banget ver..


pelajaran berharga : jangan nikah sama suami yg keluarganya over
bisa menderita terus..

aku suka!!
#akhir2 ini cerpen2 di SP makin bagus ya..
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Thu 12 Jul 2012 - 11:38

sebenarnya ini berdasarkan kisah nyata sih..

awalnya juga denger gitu, uuuhhh,, kok ada sih lelaki kayak gitu? buktinya ada ya...

dan well, kasian anaknya, padahal anaknya itu baik banget lho, selalu nurut kata ibunya. dan sopan banget. beda ma adikku.
anaknya itu temennya adikku.

tengil

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 4863
Points: 4905
Reputation: 8
Join date: 06.04.12
Age: 22
Lokasi: medan

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Thu 12 Jul 2012 - 13:19

oh, ya ampun~
salam ya buat teman adik vera itu dan adik vera juga..
semoga bisa jadi teman yg baik dan saling mendukung..
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Thu 12 Jul 2012 - 13:22

bubble


aku tuh bingung kalo mau nyalamin ke keluargaku,
pasti ditanya dari siapa? nah ngejelasinnya susah. apalagi kalo adikku itu cuek sama cewek. ngupil


yah semoga mereka bisa jadi cowok baik-baik tung

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 3494
Points: 3669
Reputation: 52
Join date: 29.03.11
Age: 29
Lokasi: Bekasi

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Thu 12 Jul 2012 - 16:22

true story??? affraid
huuuuuh lelaki kurang ajar...!!! marah
tp gak bisa dsalahin jg sih...pola asuh-didik berpuluh2 tahun dri ibunya
gak bisa gitu aja diubah...tp gak ada perjuangannya bgt ya...



oh tombo...jgn jd cowo kayak gtu.. narsis
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Fri 13 Jul 2012 - 8:55

iya mba wind...

tombo dan dan cowok cakep di SP moga jangan kayak gitu ya....

damai

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 4863
Points: 4905
Reputation: 8
Join date: 06.04.12
Age: 22
Lokasi: medan

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Fri 13 Jul 2012 - 11:22

amin deh,
amiin..
amiin...
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Fri 13 Jul 2012 - 11:31

wow

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 3494
Points: 3669
Reputation: 52
Join date: 29.03.11
Age: 29
Lokasi: Bekasi

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Tue 17 Jul 2012 - 0:50

cowok cakep???
emg ada cowok cakep di SP??? geli
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Tue 17 Jul 2012 - 10:29

oh gak ada ya mba wind

siul

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati


Jumlah posting: 4863
Points: 4905
Reputation: 8
Join date: 06.04.12
Age: 22
Lokasi: medan

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Tue 17 Jul 2012 - 15:34

jelas ga ada..
Kembali Ke Atas Go down
vera astanti
Penulis Senior
Penulis Senior


Jumlah posting: 1658
Points: 1715
Reputation: 3
Join date: 14.05.12
Age: 23
Lokasi: Bojonegoro

PostSubyek: Re: cerpen kartini   Tue 17 Jul 2012 - 15:52

geli

terus yang ada apa nih? cewek cantik ya??

_________________
Catatan Pembolang Baru
Kembali Ke Atas Go down
 

cerpen kartini

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 2Pilih halaman : 1, 2  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
SINDIKAT PENULIS ::  :: -