SINDIKAT PENULIS
Silakan login dahulu, biar lebih asyik.
Kalau belum bisa login, silakan daftar dahulu.
Setelah itu, selamat bersenang-senang...


Kami adalah penulis, dan kami tidak butuh persetujuan dari siapa pun!
 
IndeksCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
"Jika ada buku yang benar-benar ingin kamu baca, tapi buku tersebut belum ditulis, maka kamu yang harus menuliskannya." ~ Toni Morrison

Share | 
 

 Komandan Bualan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 0:05

Komandan Bualan


3 meja makan malam, 5 pertemuan, 9 cangkir kopi, 16 tweet , 22 kata terimakasih, 43 liter bensin 143 pesan sms, Sejak pertama kali kita berjumpa dalam galeri itu. Apakah kau mengingat segalanya? Seperti bagaimana segala macam detil itu hinggap di kepalaku berputar terus menerus.Menempel bagai ditato langsung oleh tajamnya tatapan matamu ke yang terekam sempurna dalam neuron otakku.Mengacaukan fungsinya terhadap hal-hal selain dirimu.

Ramdan memainkan sisa fettucini-nya sembari mendengarkan lawan bicaranya terus berceloteh. Steani, gadis yang mungil namun energik seorang jurnalis dipertengahan umur 20-nya yang cinta mati dengan dunia fotografi. Yang saking bersemangatnya bahkan sejak menjejakkan kaki direstoran ini ia belum melirik buku menu, hanya memesan espresso sebagai sumber energinya sore ini.

“jadi ndan, kamu sore ini kosong kan?” tanyanya antusias.

“Iyalah… ” jawabku sembari mencoba melupakan gunungan berkas pajak yang harus selesai diaudit esok pagi. Sebenernya aku tidak terlalu suka dipanggil ‘ndan’ begitu aneh seperti penyebutan komandan. Biasanya teman-temanku memanggilku ‘Ram’ terdengar lebih oke.

“jadi pameran kali ini temanya BW, judulnya freezing moments. Pasti lu demen, secara kalo lu inget kita ketemu juga di event photo journalism kan?” Matanya bersinar-sinar riang.

“Aku inget kok.” Jawabku tersenyum. Aku ingat dengan sangat jelas sampai pada detik dan menitnya. Dan kamu, kau adalah satu-satunya yang menarik perhatian pada acara yang tidak kumengerti itu. Acara yangkudatani hanya sebagai penghormatan untuk klienku yang mensponsorinya. Ya… sebelum ada dirimu duniaku hanyalah logika angka dan hitungan. Hitungan tentang uang orang, atau perusahaan yang tak pernah kumiliki…

***

Butiran-butiran cahaya halogen, dan puluhan frame. Dilluar dugaanku tidak ada yang benar-benar menggugah, kesemuanya adalah keseharian biasa… pedagang di pasar, kios mainan anak yang sepi, anak-anak jalanan. Tidak terdapat emosi yang menggugah, dan minim pesan. Kecuali satu, sebuah foto yang blur di kanan-kiri dengan fokus seorang pemuda tengah berlari kearah seorang yang terluka dijalan, mungkin korban perampokan atau preman, hanya anak muda itu yang tergesa menolong sementara seisi pasar hanya terlihat melongo. Sangat kontras.

Foto yang membuatku tersenyum, senyum kebanggan yang masih belum terhapus saat ku memanggil Ramdan si komandan… mungkin calon komandan hatiku. Aku senang memanggilnya begitu.

“Kenapa An?” Suara Ramdan membuyarkanku.

“Ini” jawabku sekenanya, masih tetap menatapnya.

“Hmm, iya ya.. kenapa foto kayak gini bisa dipajang ya?” Ujarnya.

“Eh?”

“Iya, harusnya kan ada yang bertanggung jawab buat nyeleksi yang dipajang. Ini penghinaan sampe bendera bangsa di injek-injek begitu.” Ujarnya dengan yakin.
Tatapanku beralih padanya.

***

Tenggorokanku tercekat, tatapan matanya yang begitu cantik sekaligus tajam menusuk mengarah padaku. Apakah omonganku tadi ada yang menyakitinya?

“Kamu masih tega mikir kesana?” nada suaranya mulai terdengar berbahaya bagiku.
Foto itu, foto seorang anak muda menarik secarik bendera merah putih dari dalam gerobak penjualnya, menumpahkan isinya bahkan menginjak salah satu bendera, dan berlari kearah seorang yang terduduk dengan perut berdarah. Apa maksudnya? Keningku berkerut.

“Dia ceritanya mau nolong orang itu?” tanyaku.

“Ya iyalah, kamu ga liat ekspresinya? Suasana mereka semua?”

“Tapi kan gak harus bendera juga?” tambahku. “Kenapa ga diganti dengan kain biasa, lagian penjual kain kan lebih umum secara statistic dibanding penjual bendera.”

“Diganti ndan? Kamu ngomong apa sih? Diganti gimana?” Steani kali ini melongo menatap kedua bola mataku dengan bibir yang sedikit terbuka, yang biasanya membuaiku untuk penasaran menciumnya. Namun tidak kali ini… ekspresi ini justru membuatku makin salah tingkah.

“Iya kok sengaja make bendera, biar makin kontroversial gitu?” Aku balik bertanya.

“Ndan, kamu tau gak dari tadi kamu ada di pameran documentary? Ini semua gambar asli dan paparan langsung dari kejadian sebenarnya.” “Kamu bilang kamu penikmat fotografi sepertiku.” Nada Steani mulai meninggi.

“Kalau emang asli kenapa fotografernya malah diam dan gak nolong orang itu? Malah sempet-sempetnya ambil gambar” Ujarku membela diri.

“Kamu… aku pulang sendiri.” Steani menatapku dengan aneh untuk terakhir kalinya sebelum balik badan. Meninggalkanku yang berdiri mematung.

***

From: ramdan
An, kmu marah krn foto itu? Sorry deh, tapi tiap org kan punya ksukaan masing2
22:23:15


Steani, melempar handphone-nya ke sofa dan menjatuhkan tubuhnya di sebelahnya. Menatap pada foto yang sama dengan yang dipameran tadi dalam frame yang lebih kecil. Salah satu foto prestasinya, setelah 2 bulan hunting foto di sebuah kota terpencil yang penuh pergolakan. Kota yang para penegak hukumnya hamper tidak ada, dikendalikan ormas yang sewenang-wenang. 2 bulan penuh bahaya yang ditebus untuk sebuah foto ini.

Sebuah foto yang di cerca oleh orang yang disukainya. Orang yang sejak awal bertemu mengaku penikmat fotografi, yang pernah chatting tentang Anna Leibovitz, yang pernah menyombongkan pengetahuannya akan strobist, semua yang ia tahu kini hanya bualan belaka. Bahkan akhir ini ia bilang punya kamera tua dari kakeknya?

“…kalau baru kenal aja udah pembohong begini, ga ada yang bias menjamin nantinya kan?” batinnya.

Steani kembali meraih handphonenya.

***

From: Steani Anggita
Bukan masalah fotonya, piker aja sendiri apa salahmu dasar lelaki pendusta!
22:28:30


Ramdan terlongo memandang handphone-nya yang terletak dimeja. Tangannya masih sibuk membersihkan body kamera Voigtländer V6 warisan kakeknya. Sebuah kamera yang paling tua yang ia miliki disamping sederet koleksi kamera holganya yang tersusun rapi.

“Aku memang ga pernah bisa mengerti wanita… “ Batinnya.

Jakarta 11:59 8/15/2012



melet
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 4863
Points : 4905
Reputation : 8
Join date : 06.04.12
Age : 26
Lokasi : medan

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 0:20

hahahaa..
asli jadi romance..
hahaha,
jadi ini maksudnya,
"tetap wajib masuk makanan enak"?
love

oke mas,
good job!
jempol
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 0:53

mksdny itu fettucini perlu dtampilin ya sagi??? read


wkkk...akhir yg ironis ya...
lucu-lucu, ndo..
ini dibuatny brpa lama y?
agak terkesan terburu2 ya...
(apa krena aku udh tau faktany y??? Laughing)

“Kalau emang asli kenapa fotografernya malah diam dan gak nolong orang itu? Malah sempet-sempetnya ambil gambar”

ngomong2 kan ada fotografer yg bunuh diri gara2 komentar org bnyk yg kayak gini Very Happy
pdhl fotonya masuk press world... ini yg namany dilema profesi Laughing
Kembali Ke Atas Go down
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 1:05

Iya, aku mau ngangkat itu juga wind...minimal buat ngingetin lagi dilema itu.

total pembuatan ga sampe dua jam Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 4863
Points : 4905
Reputation : 8
Join date : 06.04.12
Age : 26
Lokasi : medan

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 1:06

iya kak,
buru2 lantaran baru tadi dikerjain..
janjiannya kami mesti tanggal 15 posting..
Laughing Laughing Laughing

dan asli,
itu fettucini masuk juga,
padahal ide dari aku kemarin ga nyampe ke sini..
jauh banget mengkhayalnya..
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 1:50

hah? emg tadiny awalny gmn tuh?

@ mondo : wah klo ngangkat dilema itu jadiny novel lho, ndo..
mnrtku sih...kykny klo di cerpen gak asik ah...trlalu singkat jdny malah
Kembali Ke Atas Go down
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 1:50

Iya risetnya juga kilat looh, tadinya juga aku ga paham masalah jenis kamera tua sama nama fotografer... (maafkan kalau ada fakta yang melenceng/kurang kuat berkaitan dengan istilah2 foto di cerpen ini)
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 2:05

klo soal merk kamera aku jg nyerah tp di inet pasti berseliweran kan soal itu Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 4863
Points : 4905
Reputation : 8
Join date : 06.04.12
Age : 26
Lokasi : medan

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 9:58

aslinya gini ide awal yg aku kasih buat dikembangkan kak wind :
ada anak sekolahan jual bendera 17an (kan banyak tuh di jalan2),
trus di dekatnya ada orang dirampok trus ditusuk..
dia lari menolong orang yg ditusuk itu,
ga pake pikir panjang, narik salah satu bendera buat nutupin luka korban supaya pendarahannya bisa di minimalkan setidaknya,
sampai bendera2nya terserak aja gitu..
trus pas lari itu ada salah satu bendera yg terpijak kakinya..
dan harus ada kontroversi karena itu.
nah dan lihat apa jadinya ide itu di tangan mas mondo?
Kembali Ke Atas Go down
Blassreiter
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 537
Points : 591
Reputation : 8
Join date : 27.07.12
Age : 27

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 16 Aug 2012 - 10:49

Ya memang wanita itu sulit dimengerti

Ternyata ide seperti itu bisa jadi seperti ini
Asyik-asyik
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Wed 22 Aug 2012 - 8:03

@ sagi : kok jauh sih jdny? tp mgkn emg dri sudut pandang fotografer sih ya...keren deh jempol

@ blass : masa sih? klo mnrtku sbg wanita, malah pria yg sulit utk dmengerti...lah wong cara kerja hormonny jg beda, ya wajar aja lah sma2 gak ngerti...klo gak ngerti tanya aja, klo si wanita gak mau jawab, ya biar aja dia nikmatin konsekuensi si pria bakalan gak ngerti trus... Laughing
Kembali Ke Atas Go down
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Wed 22 Aug 2012 - 11:58

Kadang ga semudah itu lho wind, kadanga si wanita pun gak ngerti dirinya sendiri... akhirnya kembali lagi jadi tugas sang prialah. Udah hukum alamnya dan harusnya sebagai seorang psikolog wind yang lebih mengerti duduk persoalan ini.
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 23 Aug 2012 - 0:09

pertanyaanny, emg ada manusia yg bener2 ngerti dirinya sendiri...


jd dlm ilmu psikologi tuh ada yg namany johari windows (brhubung pemakan segala, mgkn mondo tau soal ini) jd ada 4 tipe sifat manusia (sorry klo pernah posting ginian jd dopost):

1. sifat yg diri sendiri dan orang lain tau
2. sifat yg diri sendiri tau dan org lain gak tau
3. sifat yg diri sendiri gak tau dan org lain tau
4. sifat yg diri sendiri dan org lain gak tau

emg sih kebanyakan cewe emg lebih susah dimengerti dbandingin cowo. alesannya, simpel kok. krena cewe lebih banyak pake emosi. nah fluktuasi emosi itu kan sifatnya kompleks, tergantung situasi, hormonal dan faktor2 eksternal lainnya. makany cewe sbg makhluk yg didominasi emosi ya jd susah dmengerti.

klo cowo lebih mdh dmengerti wajar jg, krena kan dia lebih pake logika. klo logika sifant objektif dan menetap. wlopun gak setegas 1+1 = 2 logika itu seringkali pola ny lebih mudah dterka krena sifatny yg menetap itu. minimal secara logika, klo situasi A+aksi B=reaksi C. jd wajar lebih mudah dimengerti.

mkny aku bilang, klo mau si cewe dewasa, ya cukup tanya aja mau ny dia apa. nah klo dia sndri gak jawab ato gak bisa jawab dan dia jg gak berusaha utk nyari tau mau dia apa, ya silakan dia galau sndri. kan itu konsekuensi...mslhny, klo ada cowo2 yg kbnykan malah nurutin cewe2 yg kyk gini...ya makin tinggi lah tingkat histeria mreka Laughing

klo mereka emosi, cukup dengertin aja smpe selesai. gak usah ngomong jg gpp. pas dia bilang, "kok diem aja." bilang aja, "supaya kamu puas marah2" Laughing

maaf ya cm bisa ngejelasin smpe begini aja
bkn profesional dlm dunia psikologi sih... Razz
Kembali Ke Atas Go down
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 23 Aug 2012 - 20:21

de_wind wrote:

klo mereka emosi, cukup dengertin aja smpe selesai. gak usah ngomong jg gpp. pas dia bilang, "kok diem aja." bilang aja, "supaya kamu puas marah2" Laughing

Terimakasih Wind dor
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Sun 26 Aug 2012 - 0:01

tp resiko ny jg mesti dpertimbangin tuh...kykny kbnykan cewe gak suka jg dgtuin geli
Kembali Ke Atas Go down
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Mon 27 Aug 2012 - 2:27

bukan cuma maksud kata2nya wind aja, bahkan maksud ga sengaja seperti salah ketik dengertin (aku membacanya jadi gabungan dengerin dan dingertiin jempol ) aku mendapatkan pengertian baru
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
sagitany
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 4863
Points : 4905
Reputation : 8
Join date : 06.04.12
Age : 26
Lokasi : medan

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Mon 27 Aug 2012 - 13:29

hahaa,
makin banyak kesamaan, ya..
Wink Wink Wink
Kembali Ke Atas Go down
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Tue 28 Aug 2012 - 16:28

aaaah itu salah ketik dan maksud ku mah cuma "dengerin" doang... Muke Cape
ngapain org marah2 di mengerti? wong cm nglampiasin emosi aja kan?
nnt klo dia bisa ngomong baik2 baru deh harus dmengerti soalny sifatny udh mencari solusi
bkn lagi utk melampiaskan emosi...
Kembali Ke Atas Go down
m0nd0
Penulis Senior
Penulis Senior
avatar

Jumlah posting : 1446
Points : 1487
Reputation : 17
Join date : 11.07.12
Age : 29
Lokasi : Jakarta-Bandung

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Tue 28 Aug 2012 - 17:16

de_wind wrote:

ngapain org marah2 di mengerti? wong cm nglampiasin emosi aja kan?

setahuku marah, dan nangis oun bentuk ekspresi emosi manusia yang termasuk dari mengkomunikasikan kondisi dirinya juga bukan? kalau udah sampe kondisi begitukan berarti emosinya sudah sedemikian kompleks sampai tidak tertahankan lagi makanya meluap. kalo kita cuma bengong atau ga bertindak tepat bukannya masalahnya bisa jadi tambah runyam? kalau dari sisi psikologi gimana?
Kembali Ke Atas Go down
http://mimondo.tumblr.com
de_wind
Penulis Sejati
Penulis Sejati
avatar

Jumlah posting : 3494
Points : 3669
Reputation : 52
Join date : 29.03.11
Age : 32
Lokasi : Bekasi

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Wed 29 Aug 2012 - 20:13

sebaiknya kita dengerin aja. krena dia kan lg ngeluarin endapan emosinya. klo kita tenangin, berarti kan kita intervensi peluapan emosinya, berarti emosinya gak bakalan keluar dengan sepenuhnya. mending kita dngerin aja (tapi bener2 didengerin ya, fokus ke dia) sampe emosinya tuntas, jd gak ada lagi yg dipendem di hatinya...

lagian yg namany emosi itu di luar akal sehat lho, jd gak mungkin dimengerti kan? kdngkala apa yg dibicarain itu bukan berarti apa yg dia inginkan, cm krena dia lg emosi aja jd sembarangan ngomong. klo di Islam nih ya di Al-Quran, omongan orang yg lagi emosi itu gak dianggap sebagai sumpah (kurleb ya, aku lupa pastinya, lupa juga ayat mana hehe)
Kembali Ke Atas Go down
di2bintang
Penulis Pemula
Penulis Pemula
avatar

Jumlah posting : 77
Points : 107
Reputation : 0
Join date : 29.07.12
Age : 30
Lokasi : Aceh

PostSubyek: Re: Komandan Bualan   Thu 30 Aug 2012 - 3:12

Top Top
Kembali Ke Atas Go down
http://di2bintang@gmail.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Komandan Bualan   

Kembali Ke Atas Go down
 
Komandan Bualan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Ditilang Komandan Polisi

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
SINDIKAT PENULIS :: Arena Diskusi :: Cerpen-
Navigasi: